Tampilkan postingan dengan label Catatanku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Catatanku. Tampilkan semua postingan

2 Mati Rasa..

Senin, 09 Mei 2011 Label:
Hmm..
terdiam.. sendiri.. awalnya aku tak ingin berbagi.. aku tak ingin ada orang
yang tau.. biar aku saja yang merasakan ini.. rasa sakit ini.. tapi ini berat
untukku.. aku tak bisa memendam ini sendiri..
Sebenarnya
ini salahanku.. aku tak pernah dan tak akan pernah bisa mengungkapkan apa yang
kurasa.. rasa yang tertinggal dan selalu tersimpan.. kepada dia sekalipun.. jujur
aku tak bisa melupakan dia.. aku menyesal.. dulu aku yang memutuskan untuk
menjauhinya.. berpura-pura tak perduli dengannya.. padahal aku selalu
memperhatikannya.. mencari tau keadaanya.. dan selalu ingin tau semua
tentangnya..
Aku ingin
rasa ini hilang.. aku sempat berfikir.. untuk apa aku memikirkannya.. padahal
dia? Belum tentu dia masih perduli.. atau bahkan dia sedang memikirkan orang
lain.. Apa dia tak sadar? Apa dia tak merasa?
Aku sangat
menginginkannya.. aku selalu mengkhayalkannya.. mengingat saat-saat indah
dengannya.. terlalu manis tuk dilupakan.. karena kenangan itu juga aku sulit
menghapus bayangnya.. aku ingin lepas dari anganku untuk kembali bersamanya.. karenanya
aku mati rasa.. mati rasa bukan berarti sebuah penyakit.. mati rasa berarti
karenanya aku tak bisa lagi membuka hati.. tak bisa mencintai oranglain.. tak
bisa merasakan apa itu cinta.. sampai berfikir hanya dia yang bisa membuatku
bahagia.. rasa ini sangat menyiksa.. aku hanya berharap.. berharap pada sesuatu
hal yang tak pasti.. harapan kosong, itu lebih tepatnya..
Meskipun
aku telah jauh dengannya.. tapi hanya dia.. dia yang selalu terpikirkan.. tak
ada yang lain.. aku baru pertama merasakan hal seperti ini.. aku heran.. apa
yang membuat rasa ini begitu besar padanya.. kenapa harus dia? Kenapa aku tak
merasakan hal seperti ini kepada orang yang sayang kepadaku.. orang yang perduli
denganku.. orang yang selalu perhatian padaku..
Sudah
berapa lama aku merasa ini.. tak mudah bagiku untuk melupakanmu.. hanya air
mata yang mewakili rasa sakitku.. rasa kecewaku.. jujur saja aku tak terima
jika kau dekat dengan wanita lain.. tapi apa hak ku.. aku tak berhak patah
hati, sakit hati, kecewa, dan marah apabila dia dekat dengan seseorang.. karena
dia tak tau dan aku sadar aku bukan siapa-siapa untuknya.. dan aku menoba membiarkan
dia melakukan apapun yang dia suka.. padahal aku hancur.. ini hanya impian, khayalan,
dan harapan.. yang tak akan menjadi kenyataan..
Aku lelah
dengan semua ini.. aku ingin lepas denganmu.. berbagai cara telah ku coba..
tapi semua percuma.. tak berguna.. dan sia-sia.. Aku yakin suatu saat nanti aku
bisa mencintai orang yang juga sayang denganku.. yang pasti itu bukan dia.
Semua ini tinggal menunggu waktu.. tapi harus sampai kapan?
Sudahlah....
Read more

0 SMA Negeri 1 Pacitan

Sabtu, 07 Mei 2011 Label:

SMA Negeri 1 Pacitan merupakan Sekolah Menengah Atas pertama yang didirikan di Kabupaten Pacitan tepatnya pada 1 Agustus 1963. Sehingga sampai dengan tahun 2010 SMA Negeri I Pacitan telah genap berusia 47 tahun.
Berdirinya SMA I Pacitan dilatar belakangi akan pentingnya arti pendidikan dan semakin mendesaknya kebutuhan akan Sekolah Menengah Atas pada waktu itu, maka para tokoh masyarakat Pacitan yang tergabung dalam sebuah panitia menghasilkan kesepakatan untuk mendirikan sebuah SMA yang pada waktu itu diberi nama “SMA NEGARA PACITAN”.
Pada awal berdirinya SMA Negara Pacitan masih menyatu dengan SGA dimana tenaga pengajarnya berasal dari guru SGA, guru SMP dan tokoh masyarakat ( Dokter, Jaksa, Hakim dsb). Kepala Sekolah pada waktu itu dijabat oleh Bp. SUKARJO yang juga merangkap sebagai kepala SGA.
Pada tahun 1964, SMA memperoleh status Negeri dalam surat keputusan yang bernomor 79/SK/E.III tanggal 30 Juli 1964. Dengan status negeri inilah setapak demi setapak SMA Negeri Pacitan mengadakan pembenahan diri. Sehingga pada tahun 1966, SMA Negeri Pacitan telah berhasil meluluskan Angkatan I. Tercatat sampai dengan tahun 2011 ini SMA Negeri Pacitan telah meluluskan kurang lebih 47 Angkatan

Fact
1.      Murid SMA Negeri 1 Pacitan wajib menjaga kebersihan sekolah dengan cara membentuk tim iket di tiap-tiap kelas,
2.      Ada UKS yang menyediakan jasa kesehatan.
3.      SMA Negeri 1 Pacitan mempunyai 15 jenis ekskul,
4.      Presiden Republik Indonesia Bapak “Susilo Bambang Yudhoyono” adalah alumnus SMA Negeri 1 Pacitan,
5.      Semua kegiatan di SMA Negeri 1 Pacitan diawasi oleh kamera CCTV,
6.      Setiap kelas dilengkapi dengan LCD,

 Prestasi 
Prestasi yang diraih SMA Negeri 1 Pacitan meliputi bidang akademik maupun non akademik. Prestasi-prestasi tersebut antara lain :
1. Dalam Bidang Akademik
a. Juara 1 Olimpiade Matematika se-Kabupaten sekaligus sebagai wakil Kabupaten ke Tingkat Propinsi
b. Juara 1 Olimpiade Biologi se-Kabupaten dan Juara I Olympiade Biologi tingkat Propinsi a.n ROHMA NUR AZMI tahun 2008
c. Juara 1 Olimpiade Astronomi se-Kabupaten dan Juara Olympiade Astronomi tingkat Propinsi a.n. ARDIANSYAH tahun 2009
d. Juara 3 Olimpiade komputer se-Kabupaten sekaligus sebagai wakil Kabupaten ke Tingkat Propinsi
e. Juara 1 Olimpiade Kimia tingkat Kabupaten, Juara 1 di Tingkat Propinsi dan peraih Medali Perak ke Tingkat Internasional Tahun 2007
f. Juara ke-2 menulis Essay Tingkat Nasional
g. Juara Umum Quiz Kimia se-Jawa Timur
h. Juara I Siswa Berprestasi tingkat Propinsi a.n. WINGIT WEDHARINGTYAS tahun 2009
i. Juara I Penulisan Esay tentang Korea Tingkat Nasional di Jakarta Tahun 2007
j. Juara I Retelling Story Pelajar se-Kabupaten Pacitan dan Juara I Speed Quiz se-Kabupaten Pacitan
k. Juara I Lomba Taman Geguritan tingkat Propinsi a.n. DWI NOVITASARI tahun 2009
l. Juara I English Debate Countest se-Kabupaten Pacitan
m. Juara II lomba Mengarang Pengetahuan Perpustakaan Tingkat Propinsi Jawa Timur, dan lain-lain
2. Dalam Bidang Non-Akademik
a. 1 Siswa sebagai Duta Bangsa pada Sunburst Youth Cam di Singapura (Akhir 2006)
b. 10 besar sekaligus Wakil Wilayah Timur “Honda goes to Jakarta”, 2 tahun berturut-turut ( 2007 dan 2008 )
c. Finalis Lomba Band se-Jawa Timur yang dilaksanakan oleh J-Tv Surabaya
d. Juara I MSQ Pelajar se-Kabupaten Pacitan dan mewakili ke Tingkat Propinsi
e. Juara I Raka Kab.Pacitan dan Juara I Raki Kab. Pacitan sekaligus mewakili ke Tingkat Propinsi Jawa Timur
f. Juara Bridge Tingkat Propinsi a.n. ANDI PRAMANA, HANDA MERU dan RISKY, tahun 2009
g. Juara I Siswa Berprestasi Tingkat Kabupaten dan juara III Tingkat Propinsi
h. Juara I lomba Muslik Islami se-Kabupaten Pacitan
i. Juara I Bulutangkis Putra dan Putri se-Kabupaten Pacitan
j. Juara I Tenis meja Putra dan Putri se-Kabupaten Pacitan
k. Juara I Bola basket Putra se-Kabupaten Pacitan
l. Juara I Bola basket Putri se-Kabupaten Pacitan
m. Juara Umum lomba Teater se-Karesidenan Madiun a.n. Teater "DORR" tahun 2009


Halaman Depan SMA Negeri 1 Pacitan









Aku Sengaja Motret-Motret SMA Negeri 1.. hehe




 


       






Read more

1 Jalan-Jalan Ke Bandung

Label:
    Hari itu aku benar-benar senang banget, kali ini jalan-jalan ke Bandung,
kemaren jalan-jalan ke Pelabuhan Ratu. sekarang ke Bandung : ngiter-ngiter
dan shopping ria
hehehehe so double for me 

    Wah, kangen deh sama kota Bandung, secara udah lama ga ke Bandung
hehehehe. Jadi deh, ngiter-ngiter ke Bandung bersama keluarga aku ada
Mama, Tante Yayuk (exist deh), Adit dan supir, kami berangkat ke Bandung jam tujuh pagi (awalnya jam 6
pagi toh). Ok, nyampe di Bandung, aku sengaja memotret suasana di
Bandung, terutama di Gedung Sate.


Mau tahu gak, asal-usul soal gedung sate? udah pasti pengen tahu'kan?
aku sengaja searching file tentang gedung sate di Google.

Gedung Sate, dengan ciri khasnya berupa ornamen tusuk sate pada
menara sentralnya, telah lama menjadi penanda atau markah tanah Kota
Bandung yang tidak saja dikenal masyarakat di Jawa Barat, namun juga
seluruh Indonesia bahkan model bangunan itu dijadikan pertanda bagi
beberapa bangunan dan tanda-tanda kota di Jawa Barat. Misalnya bentuk
gedung bagian depan Stasiun Kereta Api Tasikmalaya. Mulai dibangun tahun
1920, gedung berwarna putih ini masih berdiri kokoh namun anggun dan
kini berfungsi sebagai gedung pusat pemerintahan Jawa Barat.



Gedung Sate yang pada masa Hindia Belanda itu disebut Gouvernements
Bedrijven (GB), peletakan batu pertama dilakukan oleh Johanna Catherina
Coops, puteri sulung Walikota Bandung, B. Coops dan Petronella
Roelofsen, mewakili Gubernur Jenderal di Batavia, J.P. Graaf van Limburg
Stirum pada tanggal 27 Juli 1920, merupakan hasil perencanaan sebuah
tim yang terdiri dari Ir.J.Gerber, arsitek muda kenamaan lulusan
Fakultas Teknik Delft Nederland, Ir. Eh. De Roo dan Ir. G. Hendriks
serta pihak Gemeente van Bandoeng, diketuai Kol. Pur. VL. Slors dengan
melibatkan 2000 pekerja, 150 orang diantaranya pemahat, atau ahli
bongpay pengukir batu nisan dan pengukir kayu berkebangsaan Cina yang
berasal dari Konghu atau Kanton, dibantu tukang batu, kuli aduk dan
peladen yang berasal dari penduduk Kampung Sekeloa, Kampung Coblong
Dago, Kampung Gandok dan Kampung Cibarengkok, yang sebelumnya mereka
menggarap Gedong Sirap (Kampus ITB) dan Gedong Papak (Balai Kota
Bandung).

Gedung Sate (ca.1920-28)



Selama kurun waktu 4 tahun pada bulan September 1924 berhasil
diselesaikan pembangunan induk bangunan utama Gouverments Bedrijven,
termasuk kantor pusat PTT (Pos, Telepon dan Telegraf dan Perpustakaan.



Arsitektur Gedung Sate merupakan hasil karya arsitek Ir. J.Gerber dan
kelompoknya yang tidak terlepas dari masukan maestro arsitek Belanda
Dr.Hendrik Petrus Berlage, yang bernuansakan wajah arsitektur
tradisional Nusantara.



Banyak kalangan arsitek dan ahli bangunan menyatakan Gedung Sate adalah
bangunan monumental yang anggun mempesona dengan gaya arsitektur unik
mengarah kepada bentuk gaya arsitektur Indo-Eropa, (Indo Europeeschen
architectuur stijl), sehingga tidak mustahil bila keanggunan Candi
Borobudur ikut mewarnai Gedung Sate.



Beberapa pendapat tentang megahnya Gedung Sate diantaranya Cor Pashier
dan Jan Wittenberg dua arsitek Belanda, yang mengatakan "langgam
arsitektur Gedung Sate adalah gaya hasil eksperimen sang arsitek yang
mengarah pada bentuk gaya arsitektur Indo-Eropa".



D. Ruhl dalam bukunya Bandoeng en haar Hoogvlakte 1952, "Gedung Sate
adalah bangunan terindah di Indonesia".



Ir. H.P.Berlage, sewaktu kunjungan ke Gedung Sate April 1923,
menyatakan, "Gedung Sate adalah suatu karya arsitektur besar, yang
berhasil memadukan langgam timur dan barat secara harmonis". Seperti
halnya gaya arsitektur Italia di masa renaiscance terutama pada bangunan
sayap barat. Sedangkan menara bertingkat di tengah bangunan mirip atap
meru atau pagoda. Masih banyak lagi pendapat arsitek Indonesia yang
menyatakan kemegahan Gedung Sate misalnya Slamet Wirasonjaya, dan Ir.
Harnyoto Kunto.



Kuat dan utuhnya Gedung Sate hingga kini, tidak terlepas dari bahan dan
teknis konstruksi yang dipakai. Dinding Gedung Sate terbuat dari
kepingan batu ukuran besar (1 × 1 × 2 m) yang diambil dari kawasan
perbukitan batu di Bandung timur sekitar Arcamanik dan Gunung
Manglayang. Konstruksi bangunan Gedung Sate menggunakan cara
konvensional yang profesional dengan memperhatikan standar teknik.



Gedung Sate berdiri diatas lahan seluas 27.990,859 m², luas bangunan
10.877,734 m² terdiri dari Basement 3.039,264 m², Lantai I 4.062,553 m²,
teras lantai I 212,976 m², Lantai II 3.023,796 m², teras lantai II
212.976 m², menara 121 m² dan teras menara 205,169 m².



Gerber sendiri memadukan beberapa aliran arsitektur ke dalam
rancangannya. Untuk jendela, Gerber mengambil tema Moor Spanyol,
sedangkan untuk bangunannya dalah Rennaisance Italia. Khusus untuk
menara, Gerber memasukkan aliran Asia, yaitu gaya atap pura Bali atau
pagoda di Thailand. Di puncaknya terdapat "tusuk sate" dengan 6 buah
ornamen sate (versi lain menyebutkan jambu air atau melati), yang
melambangkan 6 juta gulden - jumlah biaya yang digunakan untuk membangun
Gedung Sate.



Fasade (tampak depan) Gedung Sate ternyata sangat diperhitungkan. Dengan
mengikuti sumbu poros utara-selatan (yang juga diterapkan di Gedung
Pakuan, yang menghadap Gunung Malabar di selatan), Gedung Sate justru
sengaja dibangun menghadap Gunung Tangkuban Perahu di sebelah utara.



Dalam perjalanannya semula diperuntukkan bagi Departemen Lalulintas dan
Pekerjaan Umum, bahkan menjadi pusat pemerintahan Hindia Belanda setelah
Batavia dianggap sudah tidak memenuhi syarat sebagai pusat pemerintahan
karena perkembangannya, sehingga digunakan oleh Jawatan Pekerjaan Umum.
Tanggal 3 Desember 1945 terjadi peristiwa yang memakan korban tujuh
orang pemuda yang mempertahankan Gedung Sate dari serangan pasukan
Gurkha. Untuk mengenang ke tujuh pemuda itu, dibuatkan tugu dari batu
yang diletakkan di belakang halaman Gedung Sate. Atas perintah Menteri
Pekerjaan Umum pada tanggal 3 Desember 1970 Tugu tersebut dipindahkan ke
halaman depan Gedung Sate.



Gedung Sate sejak tahun 1980 dikenal dengan sebutan Kantor Gubernur
karena sebagai pusat kegiatan Pemerintah Propinsi Jawa Barat, yang
sebelumnya Pemerintahaan Propinsi Jawa Barat menempati Gedung Kerta
Mukti di Jalan Braga Bandung.



Ruang kerja Gubernur terdapat di lantai II bersama dengan ruang kerja
Wakil Gubernur, Sekretaris Daerah, Para Assisten dan Biro. Saat ini
Gubernur di bantu oleh tiga Wakil Gubernur yang menangani Bidang
Pemerintahan, Bidang Ekonomi dan Pembangunan, serta Bidang Kesejahteraan
Rakyat, seorang Sekretaris Daerah dan Empat Asisten yaitu Asisten
Ketataprajaan, Asisten Administrasi Pembangunan, Asisten Kesejahteraan
Sosial dan Asisten Administrasi.



Namun tidak seluruh Asisten menempati Gedung Sate. Asisten Kesejahteraan
Sosial dan Asisten Administrasi bersama staf menempati Gedung Baru.



Di bagian timur dan barat terdapat dua ruang besar yang akan
mengingatkan pada ruang dansa (ball room) yang sering terdapat pada
bangunan masyarakat Eropa. Ruangan ini lebih sering dikenal dengan
sebutan aula barat dan aula timur, sering digunakan kegiatan resmi. Di
sekeliling kedua aula ini terdapat ruangan-ruangan yang ditempati
beberapa Biro dengan Stafnya.



Paling atas terdapat lantai yang disebut Menara Gedung Sate, lantai ini
tidak dapat dilihat dari bawah, untuk menuju ke lantai teratas
menggunakan Lift atau dengan menaiki tangga kayu.



Kesempurnaan megahnya Gedung Sate dilengkapi dengan Gedung Baru yang
mengambil sedikit gaya arsitektur Gedung Sate namun dengan gaya
konstektual hasil karya arsitek Ir.Sudibyo yang dibangun tahun 1977
diperuntukkan bagi para Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat
Daerah Provinsi Jawa Barat dalam melaksanakan tugas dan fungsinya
sebagai Lembaga Legislatif Daerah.



Gedung Sate telah menjadi salah satu tujuan obyek wisata di kota
Bandung. Khusus wisatawan manca negara banyak dari mereka yang sengaja
berkunjung karena memiliki keterkaitan emosi maupun history pada Gedung
ini. Keterkaitan emosi dan history ini mungkin akan terasa lebih lengkap
bila menaiki anak tangga satu per satu yang tersedia menuju menara
Gedung Sate. Ada 6 tangga yang harus dilalui dengan masing-masing 10
anak tangga yang harus dinaiki.



Keindahan Gedung Sate dilengkapi dengan taman disekelilingnya yang
terpelihara dengan baik, tidak heran bila taman ini diminati oleh
masyarakat kota Bandung dan para wisatawan baik domestik maupun manca
negara. Keindahan taman ini sering dijadikan lokasi kegiatan yang
bernuansakan kekeluargaan, lokasi shooting video klip musik baik artis
lokal maupun artis nasional, lokasi foto keluarga atau foto diri bahkan
foto pasangan pengantin.



Khusus di hari minggu lingkungan halaman Gedung Sate dijadikan pilihan
tempat sebagian besar masyarakat untuk bersantai, sekedar duduk-duduk
menikmati udara segar kota Bandung atau berolahraga ringan.



Membandingkan Gedung Sate dengan bangunan-bangunan pusat pemerintahan
(capitol building) di banyak ibukota negara sepertinya tidak berlebihan.
Persamaannya semua dibangun di tengah kompleks hijau dengan menara
sentral yang megah. Terlebih dari segi letak gedung sate serta
lanskapnya yang relatif mirip dengan Gedung Putih di Washington, DC,
Amerika Serikat. Dapat dikatakan Gedung Sate adalah "Gedung Putih"nya
kota Bandung.





Selesai memotret, aku mampir ke Masjid Raya Agung, disana rame
banget lho, di lapangan Masjid Raya Agung banyak yang jualan dengan
harga murah, mulai dari aksesoris sampai makanan. tempat ini dijadiin
tempat nongkrong, gak hanya untuk anak muda, tapi ada juga orang tua gak
mau kalah mejeng di Mesjid Raya Agung hehehe



Masjid Raya Bandung Provinsi Jawa Barat yang dulu dikenal dengan Masjid
Agung Bandung, selesai dibangun kembali pada 13 Januari 2006.
Pembangunan itu termasuk dengan penataan ulang Alun-alun Bandung,
pembangunan dua lantai basement dan taman kota sekaligus halaman masjid
yang dapat dipergunakan untuk kegiatan seni budaya serta shalat Idul
Fitri dan Idul Adha. Secara resmi pembangunan fisik masjid, membutuhkan
waktu : 829 hari atau 2 tahun 99 hari, sejak peletakan batu
pertama 25 Februari 2001 sampai peresmian Masjid Raya Bandung 4 Juni
2003 yang diresmikan oleh Gubernur Jabar saat itu: H.R. Nuriana.



Aku udah kalap kalo ngeliat barang keren di sekitar lapangan tersebut
bahkan di pinggir jalan. Aku belanja aksesories doang dan 'mendadak
kuliner' di ampera... hehehe




ini photo gelang yang aku beli


Aku beli Gelang ini, karena aku suka banget sama gelang. harganya
murah-murah lho, beli 3 gelang hanya Rp.10.000,- tapi, menurut
aku, harga gelang sangat mahal jika dapet 3 gelang. tapi kalo dapet 4
gelang, baru murah banget. aku pun nawar secara sadis dan kejam
hehehe... ada tips nih cara nawarin harga barang dengan harga miring
hehehe



"Pak, berapa gelang ini?"

"Sepuluh ribu dapet tiga Gelang?"

"Wah, mahal pak??"

"Wah, murah, mbak, lagian gelang dapet tiga tuh?"

"Sepuluh ribu dapet empat gelang yah?"

"Wah gak bisa, mbak?"

"Ya udah gak jadi beli!" Aku pura-pura meninggalkan tempat jualan gelang
itu. padahal aku kepengen banget tuh gelang hehehe tiba-tiba si bapak
itu memanggil aku.

"Mbak, mbak, deal lah sepuluh ribu dapet empat gelang!" Kata Bapak
itu.

"Siip deh, anggap aja THR buat aku pak hehehe"

"Hehehe" Bapak ketawa garing.



Beuh, murahnya minta ampun hehehe



Tips cara menawar :
  • Pake Bahasa Sunda kalo mau nawar, untung aku pinter.. hehehe
  • Selesai nawar, bilang gini : "Anggap aja THR buat saya, Pak/Bu!"
    hehehe
  • Ucapkan terimakasih biar si penjual senang ada pembeli kayak aku..
    hehe
  • Bila si penjual gak mau deal sesuai harga yang kita inginkan,
    tinggalkan tempat itu dengan pura-pura, siapa tahu si penjual itu
    memanggil kita. (tapi kalo sampe ga, gawat juga tu) hmm
Simpel'kan tipsnya. selesai belanja gelang, aku beli tas, kacamata dan sabuk.



  Aku sengaja motret barang-barang aku.. hehehe


 


Harga tas ini awalnya Rp.20.000,- ditawar jadi Rp.15.000,-


 


  Kacamata ini murah lho, harga awal Rp.35.000,- turun drastis ditawar secara
'kejam'     menjadi harga murah Rp.15.000,- (maruk amat yah?)


  


Harga sabuk ini cuma Rp.15.000,- kuat dan tahan lama hehehe



    hmm aku gak sengaja 'nemu' gerobak jualan Surabi Beras.
Surabi Beras ini sangat enak, apalagi kalo habis belanja sambil makan
surabi. Mantaaap! yap! Gerobak Surabi Beras ini di temukan didepan Plaza
Parahyangan atau di depan Mesjid Raya Bandung.





    Surabi
Beras ada berbagai macam variasi sebagai pelengkap yaitu:
  • Surabi Beras Oncom
  • Surabi Beras Keju
  • Surabi Beras Mises
  • Surabi Beras Sosis
  • Surabi Beras Manis
  • Surabi Beras Pisang
  • Surabi Beras Telor



Harganya
cuma Rp.3000,-

Aku beli Surabi Beras Oncom dan Surabi Beras Keju. Beuh... enaknya...
hehehe 





Ini Surabi Beras Keju




Ini Surabi Beras Oncom, Hot banget,
banyak cabenya.. hehehe



  selesai makan surabi bareng, mampir ke Ampera,
yah makan-makan deh hehehe




 


aku mau mengisi perut biar kenyang, aku pesan :
  • Nasi Putih (Wajib Atuh!)
  • Ayam Bakar (OMG, nikmatnya hehehehe)
  • Tumis Jamur Payung (Yummy)
  • Sambel + Lalap[Selada dan Kemanggi]  (Fresh & Hot)
  • Jus Jambu (I like It!)
  • Teh Tawar (Sumpah, panas banget, aku kira teh tawar dingin, walhasil
    mulut aku berdower hehehehe)






Wiiih. mantap yah hehehehe 



Selesai Makan di Ampera, aku pulang deh



    Di dalam Mobil



Aku iseng photo-photo hehehe (Makin Narsis ajah aku!)



  

   Wah senangnya
jalan-jalan ke Bandung hehehehe plus pengalaman seru hehehehe



hmm segini dulu deh ceritanya, nanti kepanjangan lagi.. hehe


Read more

1 Sebelas IPA Empat :)

Kamis, 05 Mei 2011 Label:
okey.. sebelumnya asslamu alaikum warah matullahi wabarakatuh..

tepatnya jam 3 lewat 12.. habis pulang sekolah terus enggak ada kerjaan dari pada pusing mau ngapain mending aku blogging..

yuk langsung aja mulai.. aku bakal cerita tentang kelas aku. kelas 11 IPA 4

*Latar Belakang.. Asal mula.. Pembukaan

enggak kerasa banget ini udah bulan Mei.. udah hampir satu tahun aku menetap disini.. dan tinggal beberapa bulan lagi ni aku di kelas 2.. (kalo naik) hehe #amit” n jangan sampe deh kalo aku ga naik.. :D

oh iya.. kenalin dulu.. nama aku REGGIE RINDHIAWATI.. biasa di panggil “REGGI”.. aku tinggal di pacitan.. sebelumnya sih di tangerang trus pindah deh dan meninggalkan sejuta kenangan dari tangerang #from tangerang with love (curhat) hehe.. aku pindah karna orangtua juga pindah.. hahay..

aku sempet berpikir bakalan suram waktu orangtua mutusin buat pindah.. oh tidakk

bakal menghadapi
• lingkungan baru
• teman baru
• kehidupan baru
• dan semua yang baru

yang paling aku takutin kalo disekolah baru nantinya aku bakalan jadi anak CULUN, CUPU, DIEM, ANTENG, dsb.. bukan aku banget deh..

setelah daftar di SMA 1 Pacitan atau nama ngtrendnya SMA 271 dan menjalani beberapa test akhirnya aku diterima.. awalnya sih berharap ga diterima biar aku balik lagi ke tangerang.. hehe

akhirnya hari pertama sekolah datang juga.. hadeuh.. deg-deg’an.. grogi, malu, takut, semua campur aduk.. yang terpikir hanya “TEMEN-TEMEN AKU NANTI KAYA GIMANA YA..!!?” sampe ga bisa tidur (curhat)

@sekolah
Asing banget pas hari pertama masuk sekolah.. belum biasa aja sebenernya ..

inget banget pas pertama masuk

aku : mbak, kelas 11 IPA 4 dimana ya? (nanya ke seseorang yang ga aku kenal)
dia : enggak tau mbak.. saya masih kelas 1, baru masuk juga,,

#aih malu deh jadinya..

berfikir dan berfikir,, aku mau nanya sama siapa ya..

nah.. ada mas” lagi markirin motornya.. langsung deh aku deketin

aku : mas kelas 11 dimana ya?
dia : disana.. itu loh deretan kelas yang paling ujung.. saya juga kelas 11.. IPA apa IPS mbak?
aku : IPA mas.. ya udah makasih ya mas
dia : sama-sama mbak

*kayaknya aku pernah ketemu deh pas lagi tes,, semenjak itu aku ngefans sama dia.. wkwk

jalan deh ke deretan kelas ujung.. dari jauh kelas di ujung cuma keliatan satu doang.. langsung yakin deh kalo itu kelasku..

eh ternyata pas sampai sana bukan.. itu 11 IPA 1.. untung aja aku nanya dulu sama 3 anak IPA 1 yg lagi berdiri didepan kelas..

aku : mbak, numpang nanya.. 11 IPA 4 dimana ya?

langsung tiga orang itu nunjuk kekelas paling pojok.. dan bilang (disana).. #kompaknya

@kelas IPA 4.. letak geografisnya yaitu : di antara IPA 3 dan Kamar mandi baru.. deket lapangan.. sejajar sama jalan lurus yang menghubungkan kelas 2 dan kelas 3.. dan mengahadap ke arah utara,,

pertama masuk udah rame banget,, yahh aku duduk dimana coba..

tiba-tiba ada orang asing yang nunjukin bangku kosong dibelakang.. #sumpah ga bersyukur banget aku duduk di belakang..

yaudah duduk deh.. sambil ngeliat-liat kelas baru beserta para penghuninya..

kelasnya bersih, tapi kurang.. yang kurang yaitu isinya.. masa jam aja ga ada.. hehe

pikiran aku mulai kemana-mana.. mikir “masa sih dari sekian banyak orang ini aku ga ada yang kenal kecuali pak B.. gimana coba

lama-lama mulai deh ada yang ngajak kenalan.. tapi karena kenalannya gerombolan jadi aku ga inget deh namanya. hehe

hari pertama masih fine” aja..

lanjut hari kedua.. makin lama kok makin bosen aja ya..

hari berikutnya.. mulai ada kejadian aneh.. insiden rebutan bangku.. aduh.. (dalam hati mikir : masa udah SMA masih ada yang rebutan bangku sih sampe nangis lagi..)

itulah kejadian yang paling aku inget di awal masuk kelas IPA4.. kejadian-kejadian aneh yang lain aku lupa

lama-lama rasa bosan itu datang juga,, sebabnya adalah kelas aku sepi.. mau ada guru atau enggak itu sama aja,, diam tanpa suara.. hehe

terpaksa aku juga harus ikutan diem..

sampe” kelas aku dapet gelar GARING
*GARING :GAbungan Remaja Ipa NGempat..”

pertama agak akrab sama anak-anak sekelas itu pas acara ulangtahun SMA,, waktu itu ada acara naik sepedah bareng, hiburan, dll

ini hidupku.. foto” bareng,, seru”an.. ketawa”.. dll


hari itu juga hari pertama aku ikut dangdutan.. *pengalaman baru.. asyik juga.. waktu itu sama gandis dan nunki..

pas pulangnya.. haduh kaki rasanya mau copot.. naik sepeda muterin kota pacitan n ngebonceng orang lagi,, setelah sekian lama ahirnya aku naik sepeda juga.. aku aja lupa kapan terakhir kali aku naik sepeda..

next

lama kelamaan aku gak betah duduk di belakang.. udah mah tulisan papan tulis gak keliatan.. silau lagi.. tranmigrasi deh dari duduk sama yunita, windi, dan berakhir duduk sama zulaihah,,

lama kelamaan jadi deket sama gandis, lintang, nunki, desy, dan rantika..

akhirnya..
akhirnya ada juga anak” bawel di kelasku..

di catatan sebelumnya aku udah bikin tentang penilaian 30 anak.. yaitu siswa-siswi IPA 4

dan disini nanti mungkin hanya beberapa aja..

menurut aku sih 11 IPA 4 itu kelas yang ideal.. why?
karena komposisi muridnya bener bener DAHSYAT, da PAS MANTAB.. kok bisa?
alasannya yaitu :

1. jumlah murid yang pintar, standard an kurang pintar itu SEIMBANG
2. adanya yang solid, ada juga yang ga perduli satu sama lain
3. ada murid dari yang paling ganteng, cantik, cool, imut, lemot, rempong, pendiem, semua ada,,
4. banyak muridnya yang mirip artis.. hehe :p
5. dari yang rambutnya lurus sampai keriting, dari yang kurus sampai gemuk, dari yang pendek sampai tinggi semua ada..
6. dan masih banyak factor lainnya yang ga dimiliki sama kelas lain.. banyak banget kalo harus dibahas semua disini :D

Kejadian gokil di kelas IPA 4..
1. Pas Haryo nabrak tong sampah didepan IPA 3 sampai celananya sobek dan kakinya berdarah.. hadeuh..
2. waktu si Isna ketiban jendela.. *kok bisa sih? bener” garing emang..
3. waktu aku, gandis, zulaihah, dan yunita di marahin +disetrap Bu Umi Maktum gara” kekantin sebelum jam istirahat,, maaf bu.. namanya juga lapar..
4. waktu si reni kepleset didepan kelas, dan kakinya kejepit pntu dikamar mandi
5. waktu jengukin zella, dipinggir jalan gandis terjun dari motor karena roknya nyangkut maka gandis nyusruk/ndusur ke jalan.. untung aja ga kena batu.. amin
6. muridnya sering makan kalo lagi diajar guru.. (aku, yunita, reni yang paling sering)

Kejadian Aneh
1. ketika ada amel, eh joko, aduh bingung,, jadi ada yang ngaku” jadi Lintang tapi ngaku namanya amel dan bohongin orang.. entahlah untuk apa..

Kejadian Mengharukan
1. pas mau karya wisata ke bali.. tadinya 3 anak ga ikut karya wisata dan kelas aku terancam dipisah bisnya.. trus yang 2 orang ikut karna rasa solider kali yah tinggal 1 orang bermasalah y ga ikut,, dan setelah undian dan akhirnya kelasku ga jadi dipecah

gossip” murid IPA 4 (cinta lokasi) tapi ini hanya sekedar gossip..
1. Lintang dan Yudho
2. Zellen dan Isna
3. Nunki dan Isna
4. Reni dan Haryo
5. Debi dan Haryo
*ingat ini hanya gossip..

next...

kelas aku emang sih bukan kelas yang tenar.. sering juga dapet prestasi,,
prestasi yang di peroleh :
1. menang lomba design poster atas nama ROYAN ALDINA PUTRA
2. Ada atlet volley putri atas nama RENI KUSUMANINGSIH dan putra MAULA DOLMY BACHTIAR
3. Peserta lomba lawatan sejarah atas nama DIKI SAPUTRA
4. Peserta Olimpiade biologi atas nama RANTIKA DEWI dan WINDI LESTARI
5. Peserta Olimpiade Matematika atas nama ZELEN MAHANTIKA
6. Peserta Olimpiade TIK atas nama BAGUS PUTRA RAHARJO
7. Peserta Pembina Lalu lintas atas nama ISNA NUR SYAIFUDIN
Lumayan lah.. hehe

segini aja kali ya yang aku bahas tentang XI-IPA 4.. yang pasti kelasnya asyik kok.. :D

thanks buat yang udah baca.. 
Read more
 
.: Reggi Vacious :. © 2010 | Designed by Blogger Hacks | Blogger Template by ColorizeTemplates
Back To Top